Pembaca

31 Januari 2026

Takziyah Hari Ini: Karang Penang, Sampang


Perjalanan hari ini adalah 100 kilometer lebih pergi-pulang. Temanya adalah takziyah. Ya, saya pergi takziyah ke Karang Penang, tepatnya ke PP Kebun Sari (As-Syafiieyah) di dusun Gunong Kesan (yang secara enteng-entengan disebut Nongkesan oleh warga lokal).. Saya takziyah untuk kewafatan Nyai Karimah binti Basyirah, orangtua dari ipar sepupu dua kali saya, Kiai Abdul Jalil. 

Saya pergi lewat Pagantenan, Palengaan, terus ke Karang Penang hingga tiba di lokasi. Saya berangkat sekitar pukul 9.30 dan sampai di tempat pukul 13.00. Menjadi lama begitu untuk waktu normal biasanya dua jam saja adalah karena ada dua kali mampir dalam perjalanan berangkat. 

Rute di saat berangkat dan di saat pulang sedikit berbeda. Saat berangkat, saya mampir dulu di rumah bapak Kepala Desa Palalang, yaitu Syaifurrahman. Ada sedikit keperluan saya dengannya. Dari Palalang, saya bawa Colt terus ke Pasar Pakong, tembus di pertigaan Polsek, lalu ngisi pertalite di SPBU 54.693.06, lewat Lebbek dan Tebbul lalu tembus di Pagantenan, turun lewat desa Palesanggar yang rimbun, punya banyak ngarai, dengan jalan miring dan banyak retakan.

Saya memilih muncul di pertigaan Konyileh alih-alih di Polsek Pagentenan karena ada kepentingan mampir dulu di PP Sekar Anyar yang letaknya berada selatan Pasar Palengaan. Dengan lewat Konyileh, berarti saya akan melintas di depan PP Kebun Baru. 

Dari Palengaan, rute ke lokasi tinggal 20-an kilometer lagi. Saya masih melakukan shalat Duhur dulu di PP Sekar Anyar karena waktu Duhur sudah dekat. Setelah shalat, barulah kami berangkat.

Saya tidak menggunaan GPS untuk tiba di PP Kebun Sari. Seperti  kebiasaan saya, sebelum berangkat, saya mengecek rute di Google Maps melalui komputer (PC). Setelah itu, saya akan mencari titik kordinat perempatan dan pertigaan hingga tujuan akhir. Contoh: Saat belok kiri di perempatan Pasar Karang Penang, saya tidak titen pada titik arah masuk ke pondok tersebut karena tempatnya yang sedikit tersembunyi. Untuk memastikannya, saya cek di odometer (setelah tadi malam ngecek di Maps) bahwa percabangan jalan masuk itu ada di titik 2,2 km dari pasar. Maka, ketika sampai di Pasar Karang Penang, saya cek odometer. Setelah angkanya mencapai 2 kilometer, barulah laju kendaraan saya perlambat. Ternyata, pas, tanpa harus bertanya kepada orang, saya bisa pastikan arah jalan masuk ke pondok. 

Jalan masuk ke PP Kebun Sari amat terjadal. Mobil berpenggerak depan tidak dianjurkan lewat di sana, apalagi sedan. Meskipun bisa masuk, tapi yakin pasti harus pakai keringat dingin dulu sebelum sampai. Mungkin kita bisa melintasi trek tapi harus pakai drama “ban muyer” (ban berputar tapi tidak bisa membawa bodi kendaraan) atau bumper gasruk (nyangkut di tanah). Arah jalan masuknya pun pun lumayan, sejauh 1,5 meter. Jarak ini akan terasa sangat jauh apalagi jika ada mobil selip (seperti tamu yang datang setelah saya) di depan kendaraan kita atau berpapasan dengan kendaraan lain yang membuat kita harus mundur jauh karena jalannya pas untuk satu mobil.

Setelah takziyah, saya pulang di rute yang sama. Kami mampir dulu membeli durian di daerah yang bernama Karang Durin (Durin dibaca “dhurin”, yang artinya memang durian). Setelah memebeli buah yang aromanya memenuhi kabin, mengalahkan aroma bensin hijau yang menjadi ciri khas Colt, kami langsung jos pulang tanpa mampir lagi di Sekar Anyar dan Palalang. Dari Pagantenan, kami lurus ke timur, lewat Bandungan Pakong dan tiba di rumah jam 16.00, turun dari mobil langsung shalat berjamaah dengan sisa wudu yang masih saya bawa dari Sekar Anyar. 

Perjalanan kali ini menyadarkan saya tentang nama-nama pondok di sekitar Palengaan dan Karang Penang yang banyak sekali menggunakan nama unik, tepatnya namanya bunga dan kebun. Mari kita sebut: PP Kebun Bunga, PP Kebun Sari, PP Sekar Anyar, PP Kebun Baru, PP Taman Sari, PP Sekar Anom. Sepertinya, perlu ada penelitan tingkat lanjut tentang model penamaan seperti ini.




DATA JARAK
pergi berdasarkan Google Maps = 53,6
pulang versi Google Maps = 49,5
pulang versi odometer = 50,8

Takziyah Hari Ini: Karang Penang, Sampang

Perjalanan hari ini adalah 100 kilometer lebih pergi-pulang. Temanya adalah takziyah. Ya, saya pergi takziyah ke Karang Penang, tepatnya ke ...